Spesifikasi Mobil Truk DYNA 2019

Kiprah kendaraan komersil Toyota pertama adalah Dyna. Mobil truk yang satu ini menjadi salah satu model yang menjadi bukti atas eksistensi Toyota dalam menyediakan beragam pilihan kendaraan sesuai dengan kebutuhan konsumen Tanah Air. Kokohnya Dyna, termasuk generasi lamanya, masih dinikmati hingga saat ini.Kisah mulia truk ringan dengan model Cab Over Engine (COE) ini dimulai di tahun 1975. Pada saat itu, namanya lebih terkenal dengan sebutan Dyna BU. BU sendiri merupakan kode sasis yang dimiliki oleh Dyna generasi pertama.

Kehadiran Dyna BU

bisa dikatakan tepat. Ketika itu, Indonesia tengah menggencarkan pembangunan ekonomi yang tersaji dalam program REPELITA II. Mengingat kondisi Indonesia yang baru saja keluar dari krisis politik 1965 – 1966, bisa dibayangkan betapa pentingnya peran mobil truk komersil untuk menggerakkan perekonomian.Sesuai dengan kebutuhan, Dyna BU ternyata begitu diminati. Tercatat 1.165 unit terjual sepanjang 1976. Sebuah bukti bahwa kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh pasar. Hasil bagus ini memberikan optimisme lebih dalam bagi PT TAM dalam mengembangkan Dyna generasi selanjutnya.

Tiga tahun setelahnya Dyna mengalami full model change pertamanya. Model baru ini mengalami serangkaian pembenahan dan bertahan hingga tahun 1982. Di tahun ini, Dyna melakukan perombakan signifikan. Bukan hanya peningkatan spesifikasi, Toyota pun memberikan pilihan tipe kepada konsumen sesuai pekerjaan spesifik yang harus dihadapinya.Tipe yang ditawarkan kala itu adalah Dyna 6 dan 4 ban bertenaga 115 PS. Mobil truk Dyna 6 ban ditujukan sebagai truk dengan kemampuan kerja ekstra-berat dan mampu berada dalam berbagai situasi dan kondisi medan ekstrem. Sementara Dyna 4 ban difungsikan sebagai truk ringan perkotaan yang mengandalkan kelincahan dan memiliki daya tahan memadai. Generasi ini pun dikenal dengan sebutan Dyna Rino.

Tahun 1989, Dyna kembali melakukan penyempurnaan. Varian pada versi minor change ini pun bertambah dengan munculnya Medium Duty (MD) yang dibekali suspensi baru (leaf spring) serta final gear yang sesuai untuk kecepatan yang lebih baik di medan datar. Sehingga kala itu Dyna memiliki tiga varian yang terdiri dari 6 ban dengan dua model HD (Heavy Duty) dan MD, serta Dyna 4 ban.

Setelah itu, Dyna baru melakukan perombakan besar-besaran di bulan Agustus 2002. Full model change kedua ini mengalami pengembangan teknologi dan pembaruan yang didasarkan pada hasil survei demi mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen pengguna kendaraan niaga. Pembaruan itu diantaranya dengan menaikkan kapasitas mesin menjadi 4.009 cc serta menyediakan varian sangat bervariasi mulai dari 115 PS ST (Small truk) 4 ban, dan empat varian 6 ban yaitu 115 PS ET (Economic truk), 125 PS LT (Light & fast truk), 125 PS HT (Heavy Duty truk) dan 140 PS gT (gigantic & Fast truk).Seiring berjalan waktu, penjualan Dyna model terbaru tumbuh secara konsisten. Seperti kita tahu, setiap tahunnya penjualan Mobil truk Dyna tumbuh 4% dan berhasil menjadi pesaing tangguh yang semakin diperhitungkan. Kejelian PT TAM dalam mengakomodasi kebutuhan para pelanggan yang didominasi oleh para pelanggan yang bergerak dalam sektor perkebunan dan pertambangan membuat Dyna semakin mendapat kepercayaan.

Model Dyna pun semakin lengkap pada awal tahun 2007. Tepatnya di pada bulan Februari, pabrik mobil truk nomor satu di Indonesia ini kembali memperkuat dinasti Dyna dengan meluncurkan empat tipe anyar yaitu 130 HT, 130 LT, 110 ET dan 110 ST. Secara fisik, Dyna versi 2007 tampil dengan tampilan lebih segar pada sisi bumper, gril, emblem, dan belt line, serta dilengkapi jok model reclining.Hebatnya, keempat model baru ini diberi modal beragam pembenahan yang semakin memudahkan pengemudi truk dalam bekerja. Mesin W04D-TN (130 PS) dan W04D-TM (110 PS) hadir dengan tenaga yang lebih besar serta turbo intercooler. Mesin canggih ini pun sudah mengantungi regulasi EURO2 sehingga lebih ramah lingkungan.