Kala Meghan Markle Tiru Gaya Rambut Kate Middleton

Sejak pernikahannya dengan Pangeran Harry, dan menjadi Duchess of Sussex, Meghan Markle mengubah tatanan gaya rambutnya. Tak lagi ada messy hair, tapi bouncy curlwavy dan low bun. Hampir semuanya mengingatkan akan gaya rambut Kate Middleton.

Baru-baru, saat hadir di gelaran Queen’s Young Leaders Awards, Meghan menata rambutnya bouncy curls yang elegan. Gaya ini pernah dan kerap identik dengan gaya Middleton.

Dan tidak hanya pada gelaran tersebut, beberapa kali sebelumnya, Meghan pun menata rambutnya dengan bergaya elegan. Berikut beberapa di antaranya:

Low Bun 

Saat tampil untuk kali pertama di hadapan publik setelah pernikahannya pada pesta ulang tahun Pangeran Charles, Meghan tampil dengan gaya rambut chic updo, dengan low bun yang klasik. Dikutip dari Daily Mail, Meghan seolah menciptakan kembali tampilan sederhana yang terlihat pada Kate sebelumnya.

Brushed out waves

Saat menghadiri Trooping the Colour, Meghan tampil mirip dengan gaya rambut Kate tahun 2015 dengan membiarkan rambutnya jatuh tergerai, bergelombang dan dihiasi topi miring, serta busana merah muda.

Curls

Gaya rambut satu ini selalu pas untuk kesan elegan dan Kate Middleton sempat identik dengan gaya ini, bahkan ada sebutan Chelsea blow-dry. Meghan meniru gaya rambut ini saat hadir pada gelaran Queen’s Young Leaders Awards di mana ia memberi volume pada rambut.

Waves

Di saat hadir di acara pertamanya bersama Ratu Elizabeth, Meghan muncul dengan bouncy blow dry. Kate juga kerap muncul dengan voluminous curls sebelum ia memotong pendek rambutnya akhir tahun lalu. Meghan tampak cocok dengan gaya rambut ini, yang meski tampak sedikit lebih rileks tapi juga elegan.

Bikin ‘Alien Photoshoot’, Moschino Dikecam

Desainer Jeremy Scott dari label Moschino dikecam gara-gara promo koleksi terbarunya yang mengusung tema ‘Alien’ yang menyinggung krisis imigran di AS. Scott ‘dipaksa’ untuk mengedit sejumlah posting media sosial setelah dia dituduh memprovokasi krisis persoalan imigran di Amerika Serikat yang sensitif.

Sebelumnya, Scott telah memposting foto model Gigi Hadid di Twitter dan Instagram yang mengenakan pakaian ala Jackie O dengan wajah dicat biru untuk kampanye “Bangsa Alien” dengan judul: “Satu-satunya hal yang ilegal tentang alien ini adalah seberapa bagus penampilannya. ”

Namun, setelah rentetan kritik media sosial, Scott lalu mengedit posting Instagram untuk menjelaskan simpatinya untuk nasib para imigran, termasuk anak-anak yang telah dipaksa berpisah dari orang tua mereka dan ditempatkan di tahanan di AS.

Dikutip dari Sydney Morning Herald, satu pengguna Instagram menulis: “Anda ingin memulai diskusi? Berhenti mengecat model yang sama dengan warna biru dan menyebutnya revolusioner. Sebenarnya ubah permainan fesyen dengan menyewa model yang perlu diwakili. Keluar di jalan dan lakukan sesuatu yang berharga. Sampai saat itu, Anda hanyalah orang kulit putih yang menghasilkan uang dari penderitaan orang sungguhan.”

Scott dinilai jika memang peduli dengan nasib imigran, mestinya ia menjadikan model untuk koleksinya ini dari imigran sebenarnya, bukan dari model kulit putih seperti Gigi Hadid.

Sementara, ada juga komentar lain yang lebih mendukung Scott. Ia menyebut: “Apa cara yang lebih baik untuk menunjukkan keberagaman AS bahwa kita semua ‘sama’, kita semua berdarah satu warna, kita semua dilahirkan dengan satu cara dan kita semua mati!”

Ini adalah kedua kalinya dalam sepekan, dunia mode merambah masuk ke dalam hal sensitif dan kontroversial. Pada hari Kamis, Ibu Negara AS, Melania Trump menuai kontroversi karena mengenakan jaket Zara yang dihiasi dengan kata-kata “I Really Don’t Care, Do You?” saat naik pesawat untuk mengunjungi anak-anak dalam tahanan imigrasi. Pada saat itu, juru bicaranya, Stephanie Grisham, mengeluarkan pernyataan yang mencoba untuk membelokkan diskusi tentang jaket, termasuk hashtag #ItsJustAJacket.